Penyortiran

Ini adalah kegiatan menyeleksi benih sesuai dengan ukuran yang diharapkan. Penyortiran ini bertujuan mendapatkan keseragaman ukuran benih. Selain itu untuk menghindari benih yang memiliki ukuran yang lebih besar karena akan memakan benih yang berukuran lebih kecil, sebab lele termasuk jenis ikan yang memiliki sifat kanibal (memakan sesamanya), terutama di tingkat benih. Hal ini terjadi biasanya terjadi karena terlambat dalam pemberian pakan.

Penyortiran benih dalam segmen pembenihan lele sangkuriang umumnya dilakuka du kali.

  1. a.    Penyortiran Pertama

Biasanya dilakukan saat benih berumur 20 hari. Pada penyortiran pertama ini, biasanya akan mendapat 3 ukuran benih yakni: 2-3cm, 3-4cm, dan 5-6cm. selebihnya adalah benih dibawah 2-3 cm, tetapi jumlahnya sangat sedikit. Karena itu dibutuhkan 3 jenis baskom sortir.

Tahap penyortiran adalah diawali dengan benih berukuran paling besar yaitu 5-6cm, selanjutnya benih berukuran 3-4cm dan diteruskan dengan ukuran 2-3cm.

Selain cara tadi bias juga dengan cara sekaligus yaitu dengan cara bertumpuk. Susun / tumpukan baskom sortir dengan ukuran paling besar diatas 5-6cm kemudian baskom ukuran 3-4cm, dan paling bawah adalah ukuran 2-3cm.

Beri ganjalan berupa batu diantara baskom sortir agar ada ruang untuk benih turun. Jika tidak maka baskom satu dengan baskom lainnya akan menempel.

Penyortiran bias dilakukan untuk dua kolam terlebih dahulu. Angkat semua benih yang ada di kedua kolam tersebut. Kemudian tempatkan benih tersebut kedalam tempat berupah ember atau bak plastic sampai proses sortir selesai.

Air di kedua kolam jangan dibuang atau diganti sama sekali. Masukan kembali benih hasil sortiran ke dalam kedua kolam tersebut, masing-masing ukuran 2-3 cm dan 3-4 cm. Sementara untuk ukuran 5-6cm ditempatkan dikolam tersendiri yang telah disiapkan sebelumnya.

Setelah penyortiran dua buah kolam selesai, selanjutnya dengan tekni yang sama lakukan penyortiran untuk kolam lainnya sampai semua benih yang ada tersortir.

  1. b.    Penyortiran Kedua.

Dilakukan pada saat benih berukuran 27-30 hari atau sekitar 7-10 hari sejak penyortiran pertama.

Cara dan Teknis penyortiran kedua tidak jauh berbeda dengan cara penyortiran pertama.

Biasanya untuk ukuran 2-3cm sudah tidak ada kalaupun masih ada jumlahnya tidak banyak. Dan yang terbanyak adalah benih berukuran 5-6cm.

Jikan ingin mendapatkan ukuran diatas 5-6cm kita harus melakukan penyortiran kembali. Namun didalam segmen pembenihan sangat jarang para pembudidaya melakukannnya pasalnya, benih lele berukuran 5-6 cm sudah ditunggu oleh pasar (pembeli), sehingga tidak sempat untuk melakukan pendederan menjadi 7-8cm keatas.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: